Sabtu, 28 Februari 2009

Gereja Setan di Bandung


Saya ada sedikit info mengenai sinyalemen Gereja Setan di Bandung.
Beberapa minggu ini, saya banyak dengar informasi bahwa di belakang
Hotel Grand Aquila Bandung, ada gereja setan, dengan
ciri ada gurita raksasa di atas atapnya.
Karena penasaran, pada kesempatan kemarin, saya coba cari rumah itu.
Rumah tersebut terlihat cukup jelas dari jalan Pasteur di sebelah
Hotel Aquila atau dari arah seberangnya malah lebih jelas lagi.
Memang terlihat ada Gurita raksasa berwarna hitam di atasnya.
Mendengar banyak informasi orang disana bahwa tidak pernah ditemukan
akses jalan ke rumah tersebut, saya sangat penasaran dan coba untuk
menapakinya.
Jalan masuk yang saya pilih adalah lewat jalan SUKADAMAI, tidak jauh
sebelum Aquila. Menyusuri jalan tersebut, akhirnya saya berhasil
menemukan sebuah gedung besar dengan kaca-kaca gelap yang besar,
dengan patung gurita berwarna hitam dan warna merah diatasnya,
juga banyak gambar wajah-wajah orang jaman dahulu (yang saya tidak
kenal) dipajang di kaca tersebut, ada juga kartu domino dan kartu remi
ukuran raksasa dipajang di situ, dan yang paling aneh adalah, saya
tidak menemukan jalan langsung menuju rumah tersebut. Karena
penasaran,
saya coba kelilingi daerah itu, dan menemukan bahwa memang tidak
ada jalan langsung menuju rumah itu, dan tampak sekali bahwa
gedung tersebut terlihat dikelilingi oleh rumah-rumah biasa
disekitarnya.
Karena itu, sekali lagi saya kitari daerah itu dan mulai memperhatikan
lebih
seksama lagi, dan saya temukan ada satu rumah biasa yang paling
mungkin merupakan akses masuk menuju gedung tersebut, dan di depan
rumah itu dipasang papan bertuliskan DILARANG PARKIR DI DEPAN RUMAH
NO.4 DAN 6, padahal daerah ini merupakan daerah perumahan real estate
biasa,(bukan jalan gang). Akhirnya secara tidak sengaja, saya
menemukan
sesuatu yang sangat mengejutkan yang tadinya kurang saya perhatikan,
yaitu
rumah no.6.
Nomor rumah inisepertinya biasa saja, tapi ternyata pemilik rumah
tersebut
memasang nomornya dengan 3 x nomor 6 yang berbeda-beda dengan urutan
seperti ini :

6
6
6

Gereja Setan 5

Struktur organisasi
Pimpinan tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja iblis.
Tingkat kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu Sister of The Light.
Tatanan terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat termasuk menguras energi urapan para hamba Tuhan.
Semua kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.
Bidang sasaran GS.
Di Amerika Serikat, komunitas ini sudah menyebar di 11 negara bagian. Semua orang umumnya tahu dan paham bahwa setan adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tugasnya menghalangi manusia menuju Surga. Setan dapat berbuat apa saja dan memberikan apa saja kecuali memberi Kunci Surga. Karena itu setan dapat berwujud apa saja, bisa pula tampak ramah, bisa angker, dan lain-lain. Begitulah cara setan mengelabui umat manusia termasuk pengikutnya di GS tersebut. GS bukan hanya bergerak di dalam ajaran agama mereka saja, tetapi juga dalam bidang-bidang lain seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Otoritas politik tertinggi GS adalah illuminati yang membawa program New world order, simbolnya berbentuk piramida yang puncaknya terpancung dan bagian yg terpancung itu agak sedikit naik. Di dalam bagian yang terpancung itu ada gambar sebuah mata (bisa di lihat pada uang kertas dollar Amerika).

Gereja Setan 4

GS 3 Ritual & Upacara
Seks, Kebaikan, dan Kejahatan. Ritual Seks dilakukan setelah upacara dan itu merupakan bagian dari upacara. Keterangan :Seks bebas sama sekali bertentangan dengan ajaran Kristiani. Roh dan manusia dapat melakukan hubungan badan bila roh itu berubah wujud menjadi manusia, hal ini dapat dilakukan oleh Lucifer karena dia adalah malaikat. Lain halnya dengan roh lainnya yang bukan termasuk malaikat sehingga harus meminjam tubuh orang lain (media); seperti kerasukan, memanggil arwah orang mati, perdukunan, semua hal ini tidak lain adalah praktek satanisme, dan di Indonesia sudah banyak sekali praktek satanisme dalam bentuk yang berbeda, ada yang bilang itu boleh karena tujuan baik dan itu jahat karena untuk tujuan jahat, memang pada prakteknya ada yang terlihat untuk kebaikan (putih) dan ada yang untuk niat jahat (hitam) tetapi kesemuanya ini sama saja intinya, yaitu menjadi praktek satanisme pengikut Lucifer, berhati-hatilah.
Ritual Kebaikan, mereka masuk ke dalam gereja-gereja lalu menyumbang.
Ritual Kejahatan dilakukan terutama saat ada anggotanya yang melanggar peraturan, mereka tidak akan segan untuk membunuh sebab bagi mereka adalah terhormat bila mati untuk Lucifer.
GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan sex didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah kecuali, Tuhan.

Gereja Setan 3

Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.

Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).

Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan)dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual, dan hal ini merupakan lawan identik dengan pengorbanan Umat Kristiani kepada Allah sewaktu jaman Israel sampai saat ini yaitu dengan korban domba.Keesokan harinya mereka mempersembahkan korban sembelihan dan korban bakaran kepada TUHAN, yakni seribu ekor lembu, seribu ekor domba muda, dengan korban-korban curahannya dan sangat banyak korban sembelihan Ritual bagi seluruh Israel.

Gereja Setan 2

Untuk yang bukan anggota akan dituding sebagai orang yang hidup dalam iri hati obsesif terhadap kita yang tetap eksis oleh arus alamiah bersama rasa takut terhadap Pangeran Kegelapan, oleh sebab itu mereka menyebut dirinya kaum asing yang terpilih dan Elite. Bahkan mereka mengatakan kita para pengikut Setan adalah Tuhan itu sendiri. GS menyebarkan doktrin yang diciptakan Anton La Vey melalui tulisan, rekaman, dan video. GS mengaku punya media yang luas dan selama 33 tahun terakhir ini dirujukkan dengan berbagai nama, misalnya Gereja Setan.

Yang pertama Gereja Setan, Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta. Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir. Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.

Gereja Setan

Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.

Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan:“Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.

Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).

Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.

Kamis, 05 Februari 2009

PGI Mengecam Keras Tragedi Kemanusiaan di Jalur Gaza


Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza. Selama sepekan serangan Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 485 orang, termasuk 80 anak-anak dan sebanyak 2500 orang luka-luka. Yang sangat memprihatinkan adalah bahwa sebagian besar korban adalah masyarakat sipil yang tidak bersenjata

PGI memandang, serangan Israel ke Jalur Gaza dan serangan-serangan roket Hamas ke Israel yang mendahuluinya telah menodai hukum internasional dan usaha-usaha perdamaian yang tengah dilakukan di Timur Tengah. Perang dan kekerasan, apapun alasannya, tidaklah menyelesaikan masalah menyeluruh bagi masyarakat Paletina dan Timur Tengah umumnya.

Oleh karena itu, PGI menyerukan hal-hal berikut:
1. Menuntut agar Israel segera menghentikan serangan ke Jalur Gaza dan segera menarik mundur pasukannya dari wilayah Paletina. Tuntutan sama disampaikan kepada kelompok Hamas agar menghentikan senjata roket ke daerah Israel. Kedua-belah pihak kiranya dapat segera melakukan gencatan senjata dan memulai perundingan baru guna mencapai perdamaian.
2. Menghimbau komunitas internasional melalui PBB untuk segera mengeluarkan resolusi bagi penghentikan perang di Jalur Gaza. Secara khusus negara-negara kuat seperti USA dan Uni Eropah serta negara-negara Arab kiranya dapat memainkan perannya dalam menghentikan tragedi kemanusiaan ini.
3. Menghimbau seluruh fraksi-fraksi yang ada di Palestina, Hamas dan Fatah bersama Otoritas Pelestina bersatu dalam perundingan dengan Israel untuk menuju kehidupan yang damai dan saling mengakui.
4. Menghargai upaya cepat pemerintah Indonesia yang telah mengecam kekerasan Israel dan mengusahakan bantuan yang dapat meringankan korban rakyat Palestina.
5. Menghimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mengusahakn perdamaian serta memberikan bantuan semampunya kepada korban dan rakyat Palestina secara proporsional. Masalah yang terjadi di Timur Tengah harus dilihat sebagai masalah kedaulatan dan bukan masalah agama.
6. Menghimbau seluruh gereja-gereja untuk, baik sendiri-sendiri maupun bersama, berdoa bagi perdamaian yang utuh dan menyeluruh di Timur Tengah.

Jakarta, 6 Januari 2009

Teriring salam dan doa,
Pdt. Dr. A.A. Yewangoe (Ketua Umum)
Pdt. Dr. Richard Daulay (Sekretaris Umum)
(as)